Tips Mengecat Dinding Dengan Warna Ombre



Yang harus disiapkan:
1. Cat (jumlah dan jenis warna sesuai keinginan)
2. Air pengencer
3. Kuas kecil
4. Kuas lebar (sesuai jumlah warna)
5. Roller
6. Spon fiber
7. Bak/nampan cat
8. Meteran
9. Plastik tebal berukuran besar
10. Selotip kertas

Ombre merupakan sebuah istilah untuk menghasilkan warna yang bergradasi pada suatu benda secara halus, baik dari warna terang hingga gelap atau sebaliknya. Bahkan beberapa tahun belakangan ini teknik pewarnaan ombre diaplikasikan menjadi tren warna rambut yang populer. Karena sifatnya yang mudah diterapkan, ombre bisa digunakan untuk mewarnai apapun, termasuk dinding rumah. Berikut langkah-langkah untuk mengecat dinding dengan warna ombre.

1. Pilih Dua Warna
Pilih dua warna yang dapat bercampur dengan sempurna karena dalam teknik pewarnaan ombre harus bisa menunjukkan gradasi warna. Jika Anda hanya ingin menggunakan satu warna, pilih rona paling terang dan paling gelap dari warna tersebut. Semakin besar perbedaan akan semakin dramatis hasilnya.
Jika Anda ingin rona warna yang lembut gunakan warna pastel dengan warna medium atau dengan warna putih. Ingin tampilan yang lebih kuat? Pilih warna yang lebih gelap dan akhiri dengan warna yang ringan.

2. Buat Dinding Jadi Beberapa Bagian
Dengan menggunakan pensil dan selotip, beri tanda untuk membagi dinding dari atas ke bawah menjadi paling tidak tiga bagian.  
Semakin banyak bagian yang dibuat maka gradasi warna akan terlihat semakin cantik. Jika Anda ingin menggabungkan warna tunggal dengan warna putih atau dua warna yang benar-benar berbeda (seperti hijau dan biru), Anda harus lebih banyak membagi dinding tersebut seperti tujuh atau sembilan bagian. Semakin banyak bagian yang dibuat maka gradasi warna akan terlihat semakin cantik.

3. Putuskan Arah Pengecatan
Sebelum mulai mengecat, Anda perlu memutuskan kemana arah pengecatan: Apakah bawah ke atas, terang ke gelap atau sebaliknya. Cara pengecatan menggunakan warna gelap dari bawah ke atas hingga menjadi lebih terang akan membuat ruangan tersebut terlihat lebih luas dan tinggi. Sebaliknya, transisi warna terang ke warna yang lebih gelap akan membuat ruangan di rumah menjadi lebih nyaman untuk beristirahat.

4. Bersihkan Dinding
Siapkan dinding yang akan dicat dalam keadaan bersih dan kering. Beri tanda area yang akan dicat menggunakan selotip, tutupi area di sekitar dinding seperti kaca jika ingin tidak terkena cat. Langsung aplikasikan cat dasar di area tersebut dan tunggu hingga kering.

5. Memilih Cat
Pilih cat berbahan dasar minyak. Hindari cat yang berbahan latex atau bahan lain yang cepat kering karena cat dapat bercampur dengan baik dalam keadaan basah.

6. Mulai Mengecat ala Ombre!
Jika Anda telah membatasi dinding menjadi tiga bagian, maka siapkan tiga warna cat di wadah yang berbeda. Warna pertama untuk warna cat yang paling terang, warna kedua adalah yang paling gelap dan khusus untuk warna ketiga kombinasikan warna cat pertama dan kedua.

Jika Anda membagi dinding lebih dari tiga bagian, siapkan wadah lebih banyak dan campurkan warna cat sesuai gradasi warna. Gunakan kuas yang besar dan kering untuk mempermudah pengecatan. Dan jika Anda membagi dinding lebih dari tiga bagian, siapkan wadah lebih banyak dan campurkan warna cat sesuai gradasi warna. Berikut contoh-contoh hasil ombre :

1. Ombre/Gradasi warna pada dinding ruang tamu
Seperti yang terlihat pada warna cat ruang tamu ini, teknik ombre diterapkan untuk menghasilkan gradasi warna biru ke putih yang berubah secara perlahan dari bawah ke atas. Gradasi warna ini memberi kesan artistik yang kuat pada ruang tamu bergaya modern klasik ini. Beda dengan gradasi warna di atas, gradasi warna pada ruang tamu bergaya bohemian ini warna krem menjadi warna akhir dari gradasi warna biru. Gradasi warna pada dinding ini juga memperlihatkan efek kusam yang membuatnya terasa menyatu dengan warna-warna kayu dan motif etnik yang tampil lewat elemen dekor ruangan.

2. Sudut ruang santai yang dibalut ombre/gradasi hijau tosca
Masih dengan teknik ombre, gradasi warna pada  sudut santai ini tampil unik dengan perubahan warna yang memudar dari atas ke bawah, nggak hanya pada dinding perubahan warna ini diikuti oleh item dekorasinya. Warna hijau tosca dari cushion empuk dan selimut terlihat memudar dengan penggunaanhammock berwarna putih. Gradasi warna yang satu ini  membuat sensasi berbaring di atas hammock seperti melayang-layang di udara.

3. Ilusi optik dari ombre/gradasi warna pada dinding
Memainkan teknik gradasi warna ternyata juga bisa menghasilkan sebuah ilusi visual. Seperti pada ruang makan ini, perubahan warna tua ke muda yang dibuat memudar secara horizontal seperti menampakkan adanya dimensi lain pada dinding tersebut. Ruangan jadi terlihat lebih luas dengan perpaduan warna seperti ini. Berikut contoh gambar lainnya:
 
arief-arsitek,com
08999600111 - 082337781234 - 085804252111 


Recent Posts

Kanopi merupakan elemen penambah bangunan yang ditempatkan pada ...

  Blinds adalah tirai yang dibuka-tutup dengan ditarik ...

  Bagaimana cara agar fasad terlihat menarik ? ...

Untuk mempercantik taman mungil ada banyak cara. Bisa dengan ...