Tips Membuat Aquarium Di Bawah Lantai


Membuat kolam ikan di bawah lantai memang mematok harga yang cukup mahal. Namun walaupun begitu pembuatannya tidak sulit, mirip dengan membuat kolam kolam ikan lainnya lho. Yuk, perhatikan poin-poin dibawah ini!

1. Sirkulasi Udara
Pertama, yang membedakan kolam ikan di bawah lantai dengan kolam ikan biasanya adalah sirkulasi udara. Karena kondisi kolam yang tertutup, maka harus memperhitungkan kebutuhan oksigen bagi ikan yang ada didalamnya.

2. Kontruksi
Secara konstruksi, cara membuat kolam ini hampir sama seperti cara membuat pelat lantai atas pada bangunan dua lantai. Tinggi membuat tanggul kolam sesuai model yang kita inginkan, apakah bulat atau persegi. Setelah itu, di sekeliling kolam dibuat waterproofing deh agar tidak terjadi perembesan air.
Nah, material tanggulnya bergantung pada luas kolam. Jika luas kolam yang ingin dibuat cukup luas, sebaiknya gunakan struktur besi lalu dicor. Atau, apabila kolam dibuat kecil dan rendah, bisa menggunakan batu bata sebagai tanggul.
Bagian pelat lantai diganti materialnya dengan kaca laminated tempered. Kaca tempered yang digunakan adalah dengan ketebalan 12 mm untuk tiap 1 meter persegi agar kuat bila diinjak. Media yang mendukungnya harus benar-benar dalam keadaan rata yaa teman-teman, seperti struktur beton atau rangka baja.

3. Gunakan Peredam Getar
Tak bisa dipungkiri, kolam ikan di bawah lantai sering kita injak. Hasilnya, tentu akan mudah bergetar karena tekanan. Untuk itu, gunakan karet atau lem antara kaca dan media bagian bawahnya dan antarmodul kaca kolam tersebut agar tidak terjadi getaran. 

4. Tambahkan Cahaya Buatan 
Berhubung kolam ikan di bawah lantai berada di dalam rumah, tentunya cahaya menjadi penting. Buatlah cahaya buatan agar kolam ikan terkesan hidup. Kolam di lantai juga membutuhkan lampu untuk menerangi bagian ruang bawahnya. Untuk itu, perhatikan saat pemasangan instalasinya agar terhindar dari masalah korsleting pada arus listrik yang diakibatkan air kolam.
Pilih cahaya yang pas dan sesuai selera. Cahaya jangan terlalu terang atau terlalu temaram. Warna lampu bisa bermacam-macam, mulai dari biru, kuning, hingga merah.

5. Estetika
Ketika membuat kola mini, perhatikan penempatan pompa air, pompa oksigen, dan aksesori lain. Sesuaikan dengan kondisi kolam tersebut ya, jangan terkesan kolam terebut berantakan, pikirkanlah juga estetikanya. Sejatinya, kolam ikan di bawah lantai di bawah lantai dibuat untuk mempercantik bagian dalam rumah. Oleh karena itu, jangan sampai kehadiran kolam justru memperburuk keindahan rumah karena kolam berantakan.
 
 
arief-arsitek,com
08999600111 - 082337781234 - 085804252111